Pengalaman Lolos Beasiswa Unggulan Batch 2 2017
Alhamdulillah Allah menyediakan saya kesempatan untuk bisa melanjutkan kuliah dengan Beasiswa Unggulan (BU). Rasa syukur yang amat dalam saya curahkan atas nikmat-Nya. Tidak sedikit diluar sana yang berlomba, dari total 21 ribu pelamar Allah jadikan saya salah satu dari 1130 orang yang berhasil menjadi Awardee Beasiswa Unggulan batch 2 tahun 2017 ini. Tulisan ini bermaksud untuk berbagi pengalaman yang semoga nantinya bisa bermanfaat buat teman-teman yang ingin apply BU. Sebelum itu, ada sedikit info nih bagi kalian yang belum tau beasiswa ini. Beasiswa Unggulan adalah salah satu program beasiswa yang dimiliki oleh Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan yang berada di bawah naungan Biro Perencanaan dan Kerjasama Luar Negeri. Berikut requirements BU yang harus dipersiapkan :
Beasiswa Unggulan Masyarakat Berprestasi terdiri dari Beasiswa Degree dan Beasiswa Bantuan Non-Degree.
- Beasiswa Degree (Dalam Negeri), ditujukan kepada:
1. Peraih medali/penghargaan olimpiade/kompetisi internasional di bidang: sains, penelitian ilmiah, keterampilan, seni, olah raga, dan bahasa yang dilaksanakan dan difasilitasi oleh Kemendikbud dan/atau oleh Lembaga llmu Pengetahuan Indonesia (LIPI);
2. Masyarakat berprestasi tingkat nasional atau internasional di segala bidang dan umum (kecuali dosen).
Komponen beasiswa degree dapat berupa:
1. Biaya pendidikan (Tuition fee)
2. Biaya hidup
3. Biaya buku
- Beasiswa Bantuan Non-Degree (Pendaftaran Offline), ditujukan kepada:
PERSYARATAN DAN KELENGKAPAN BERKAS BEASISWA DEGREE
Beasiswa Degree Dalam Negeri Jenjang S1:
Mahasiswa Baru
1. Maksimal 22 Tahun
2. Memiliki LoA Unconditional (akreditasi universitas minimal B)
Mahasiswa On-Going
1. Maksimal 22 Tahun
2. Maksimal semester 3
3. IPK, PTN 3.00 PTS 3.25
Beasiswa degree jenjang S1 tidak diwajibkan memiliki sertifikat TOEFL/IELTS
Beasiswa Degree Dalam Negeri Jenjang S2:
- Mahasiswa Baru
1. Maksimal 32 Tahun
2. Memiliki LoA Unconditional (akreditasi universitas minimal B)
3. IPK S1, PTN 3.25 PTS 3.50
4. TOEFL ITP 500/IBT 61, IELTS 5.5
- Mahasiswa On-Going
1. Maksimal 32 tahun
2. Maksimal semester 3
3. IPK S1, PTN 3.25 PTS 3.50
4. TOEFL ITP 500/IBT 61, IELTS 5.5
Beasiswa Degree Dalam Negeri Jenjang S3:
- Mahasiswa Baru
1. Maksimal 37 Tahun
2. Memiliki LoA Unconditional (akreditasi universitas minimal B)
3. IPK S2, PTN 3.25 PTS 3.50
4. TOEFL ITP 500/IBT 61, IELTS 5.5
- Mahasiswa On-Going
1. Maksimal 37 tahun
2. Maksimal semester 3
3. IPK S2, PTN 3.25 PTS 3.50
4. TOEFL ITP 500/IBT 61, IELTS 5.5
Kelengkapan Berkas Beasiswa Degree:
1. Kartu Tanda Penduduk (KTP)
2. Kartu Tanda Mahasiswa (khusus On-Going)
3. LoA Unconditional (Untuk On-Going ganti dengan surat tanda aktif kuliah)
4. Kartu Hasil Studi (KHS) terakhir (Khusus On-Going)
5. ljazah dan transkrip nilai terakhir
6. Sertifikat TOEFL/IELTS (TOEFL/IELTS untuk S1 tidak diwajibkan)
7. Proposal rencana studi (rencana perkuliahan dan sks per-semester yang akan ditempuh hingga selesai studi, topik apa yang akan ditulis dalam skripsi/tesis/disertasi, deskripsikan aktivitas di luar perkuliahan yang akan dilakukan selama studi dan bagaimana implementasi hasil studi di masyarakat)
8. Surat rekomendasi dari civitas akademik atau institusi terkait
9. Surat pernyataan tidak sedang menerima beasiswa sejenis dari sumber lain
10. Sertifikat prestasi Nasional atau lnternasional
11. Esai menggunakan Bahasa Indonesia dengan judul: "Aku Generasi Unggul Kebanggaan Bangsa Indonesia" ditulis sebanyak 3-5 halaman pada kertas A4 dengan format huruf Times New Roman ukuran huruf 12 dengan spasi 1.5 line.
Pertama tau ada Beasiswa Unggulan ini, dari temen yang saat itu lagi prepare BU batch 1 2017. Kala itu saya masih fokus dengan LPDP (Lembaga Pengelola Dana Pendidikan) tapi, karna gak lolos di tes Online Assesment, saya pun mencoba daftar beasiswa degree untuk mahasiswa berprestasi pada Beasiswa Unggulan batch 2. Dari semua persyaratan itu, essay dan proposal rencana studi cukup membuat saya hectic. Dengan melihat berbagai referensi yang ada, saya kumpulkan tekad dan mulai mengerjakannya. Alhamdulillah terselesaikan selama 3 minggu. Untuk surat rekomendasi saya minta dari dosen pembimbing S1. Karena beasiswa ini ditujukan untuk mahasiswa berprestasi, saya sempat ragu sertifikat prestasi apa yang akan saya upload . FYI, penting banget buat kalian dari sekarang ikut lomba dan seminar baik nasional maupun internasional. Gak peduli cuma jadi peserta atau pun gak menang (ya syukur menang). Ini jadi penilaian banget . Saya nyesel banget gak pernah ikut lomba-lomba gitu. Untungnya saya pernah jadi paper presenter di seminar internasional. sempet pesimis sama yang sertfifikatnya setumpuk, tapi saya pasrah kalau emang rezeki gak kemana. Oke semua persyaratan sudah lengkap dan saya submit H-2 deadline . sedikit lega, karna beban fikiran berkurang. Tinggal menunggu hasil pengumuman administrasi yang bikin dag dig dug. Saat-saat seperti ini, kuatin do’a , minta do’a orang tua, yang patuh, jangan buat kesel karna ridho mereka ini jadi salah satu penentu, bahkan kalo saya sih meyakini justru doa mereka yang paling kuat. Dan yang paling penting, kita harus yakin kalo kita mampu menjadi pemenang, yakin bisa mengalahkan ratusan bahkan ribuan orang. Kata tutor saya, Ketika kita yakin untuk mencapai sesuatu, maka alam semesta akan berkonspirasi untuk membantu kita mencapainya. Percaya atau enggak, apa yang kita fikirkan, itulah yang akan terjadi. Itulah yang namanya “hukum gaya tarik”. Tiba saatnya pengumuman administrasi, sebelum cek email saya sempatkan kasih sugesti untuk diri saya, “jika memang belum lolos, berarti Allah yakin ada sesuatu yang lebih baik dari ini, sesuatu diluar dugaan umatNya. ( hal yang selalu saya lakukan tiap mau cek pengumuman, lumayan ampuh untuk menghindari pingsan dadakan :D). Ya bisa dibilang menghibur diri, padahal kalau sedih ya sedih aja haha. Bismillah, saya cek email dan hasilnya.... Belum ada. Loh ? Ketika saya cek grup sesama pejuang, memang yang pake ya**o pada telat dapet info -___- *pelajaran buat kalian yang mau apply ,pake akun gmail biar gak telat info* Untungnya selain dari email juga bisa cek di akun masing-masing. InsyaAllah kali ini gak ada keterlambatan lagi. Dan ketika saya buka akun. Alhamdulillah “Dinyatakan lulus Seleksi Administrasi”. Allah mendengar doa orang tua, saudara, dan teman-teman saya . Tahap berikutnya, interview sekaligus jadi tahap penentu nasib –“ Kita diberi waktu sekitar 3 minggu untuk persiapan. Sebelumnya saya memang sudah merangkum beberapa jenis pertanyaan yang mungkin, pengalaman dari teman-teman batch 1. Alhamdulillah untuk penempatan interview masih di kampus sendiri, gedung rektorat lt.4 Universitas Lampung. Meskipun jadwal saya jam 1, saya datang jam 8 pagi. Total peserta yang ikut tahap interview sebanyak 78 orang (khusus lampung). Sekitar Jam 10, peserta jam pagi udah selesai, jadi jadwal saya maju ke jam 10. Ada 2 interviewer dan saya dapet yang bapak-bapak. Saya udah percaya diri untuk menjawab semua pertanyaan dengan anggapan akan dapat pertanyaan yang gak jauh beda dari temen-temen sebelumnya. Dan eh. Apa yang saya terima . Sama sekali gak ada mirip-miripnya. Saya ditanya seputar politik, tentang pandangan saya terhadap politik, apa yang saya ketahui, dan hubungannya dengan jurusan yang saya pilih (Matematika). Seketika saya angong. Berharap interview ini ditunda sehari lagi. Ya Allah kenapa fikiran saya kosong. Untungnya saya segera sadar bahwa keangongan ini tidak menyelesaikan masalah. Akhirnya saya tarik nafas dan mulai mengarang bebas. Kuncinya satu : Percaya diri. Ditengah percakapan, interviewer saya terbahak-bahak. Dan ini sering terjadi sampai selesai. Saya bingung apa yang membuatnya begitu, karna sepanjang percakapan saya tidak melawak, apa muka saya yang kurang kontrol -_- yaudahlah yang penting sudah berusaha semaksimal mungkin menjawab pertanyaan yang unexpected. Selang seminggu, pengumuman sudah bisa dilihat di email dan akun masing-masing. Karna di email belum sampe (juga) jadi langsung cek akun BU dan itu tanggal 7 september jam 3 siang. Seperti biasa, saya bersugesti dalam hati. Dan menguatkan keberanian untuk melihat hasilnya. Saya “Dinyatakan lolos seleksi wawancara”. ALHAMDULILLAH lagi Allah mengijabah doa saya dan semua orang yang ikut mendoakan. Semua rasa letih atas perjuangan dan kerja keras terbayar sudah. 1 minggu kemudian saya tanda tangan kontrak di Hotel Kartika Chandra, Jakarta Selatan dan bertemu dengan ratusan awardee se-jabodetabek. Disana juga dipaparkan secara rinci apa yang harus dilakukan untuk awardee BU. Alhamdulillah semoga ini menjadi berkah dan selama 2 tahun kedepan kuliah bisa mengurangi beban orang tua, hehe. Buat kalian yang mau beasiswa ini, silahkan dari sekarang persiapkan essay dan rencana studi , karna 2 hal ini cukup menyita waktu. Sebelum saya akhiri, saya mau berbagi tips. 3 tips ini insyaAllah ampuh . Pertama, Jangan pernah menyerah atas impianmu, karena impian memberimu tujuan hidup. Kedua, Terus berdoa. karna hanya kepadaNya segala mimpi dan keinginanmu diberikan. Yang terakhir jangan pernah berhenti beryukur, karna rasa syukur akan menambahkan nikmat yang sedikit dan melipat gandakan sesuatu yang banyak. Semoga tulisan ini bermanfaat dan dengan senang hati saya bersedia membantu jika ada hal yang ingin di tanyakan bisa hub via email hanaayumasha@yahoo.com ^^
Terima kasih. Bermanfaat sekali. Sukses selalu, Kak. 😊
BalasHapusSama2. Senang bisa berbagi :))
HapusAssalamu'alaikum mkasi bnyk kak. Kak boleh nanya" , sya lagi ikut batch 2 kemarin sya tdk lolos batch 1, mohon bimbingannya
HapusAssalamu'alaikum min, saya mau nanya . Yang sertifikat prestasi kita untuk on going bisa lampirkan sertifikat seminar2 yang kita ikuti ya? Gak papa ya?
BalasHapusAssalamu'alaikum min, saya mau nanya . Yang sertifikat prestasi kita untuk on going bisa lampirkan sertifikat seminar2 yang kita ikuti ya? Gak papa ya?
BalasHapusWalaikumussalam..iya bisa banget :)
HapusMbak dulu daftar BU nya untuk kuliah di Universitas apa kak?
BalasHapusUniversitas Lampung :)
HapusMbak, kalau skor TOEFL nya kurang dari 500 bagaimana?
BalasHapushallo kak, apakah ada sesi wawancara menggunakan bahasa inggris ? skor toefl harus dipenuhi sampai kapan kak ? adakah contoh essay yg bagus kak ? terimakasih yaa kak
BalasHapusAssalamualaikum kak.. saya mau ikut yg batch 2 nya tapi saya masih nggak ngerti untuk dapat LoA iti gimana ya kak?
BalasHapusKak saya mau tanya, klo untuk proposal sama esay itu semua pendaftar wajib? Makasih hhe
BalasHapusAssalamualaikum kak, kalau boleh tau, kakak dulu daftarnya pakai LoA ya? Kalau iya, apakah kakak sempat melakukan penundaan studi atau bayar uktnya sendiri dulu?
BalasHapusMantab bu����
BalasHapus